Kamis, 21 November 2013

Penjernihan Air Dengan Tawas,Batu Bata,dan Zeolit Sebagai Adsorben

Dasar Teori

Penjernihan air merujuk ke sejumlah proses yang dijalankan demi membuat air dapat diterima untuk penggunaan akhir tertentu. Ini mencakup penggunaan seperti air minum, proses industri, medis dan banyak penggunaan lain. Tujuan semua proses penjernihan air adalah menghilangkan pencemar yang ada dalam air atau mengurangi kadarnya agar air menjadi becomes layak untuk penggunaan akhirnya. Salah satu penggunaan tersebut adalah mengembalikan ke lingkungan alami air yang sudah digunakan tanpa berakibatkan dampak yang buruk atas lingkungan.
Adsorpsi merupakan proses penyerapan suatu zat oleh adsorben yang pada percobaan ini adsorpsi merupakan penyerapan zat-zat yang terdapat dalam air sampel.Adsorben adalah zat yang melakukan penyerapan terhadap zat yang lain yang terjadi dalam adsorpsi.
Dalam percobaan ini melakukan penjernihan dengan tawas.Tawas ini sudah biasa digunakan sebagai penjernih air seperti dipakai dalam kolam renang.Tawas ini sifatnya koagulan yakni mengendapkan partikel-partikel yang melayang didalam air.Penjernihan air yang lainnya adalah dengan batu bata yang dihaluskan dan zeolite.Penggunaan adsorben dalam proses penjernihan air berbeda-beda bergantung pada zat apa yang akan dijernihkan dari air tersebut atau logam tertentu.

Tujuan Penelitian
Membandingkan penggunaan tawas,batu bata dan zeolite sebagai adsorben dalam penjernihan air dan menentukan mana yang lebih menjernihkan.

Alat dan Bahan
Alat yang digunakan adalah gelas beker dan stirrer.Bahan yang digunakan adalah air sungai,zeolite,batu bata yang dihaluskan dan tawas.

Cara Kerja
Dimasukkan 10 mL air sungai ke dalam 3 gelas beker yang berbeda kemudian di tiap beker dimasukkan adsorben yang berbeda lalu didiamkan dan dibandingkan tingkat kejernihannya.

Pembahasan
Pada percobaan penjernihan dengan ketiga adsorben yang berbeda maka didapatkan hasil yang paling jernih adalah yang diberi adsorben zeolite dibanding adsorben batu-bata dan tawas.Sifat zeolite sebagai adsorben dan juga sebagai penjernih air dikarenakan struktur zeolite yang berongga sehingga memungkinkan molekul-molekul pengotor pada air masuk kedalam rongga tersebut.Kedua yang menjernihkan air dengan baik adalah batu-bata dan yang terakhir adalah tawas.Hal ini dikarenakan penjernihan air oleh tawas memerlukan durasi waktu tertentu sehingga hasil dari percobaan ini kurang maksimal.

Kesimpulan
Zeolit merupakan adsorben yang paling baik pada percobaan ini karena menjernihkan air lebih baik dari yang lain.

Daftar pustaka
Brady,james.1999.Kimia universitas.Jakarta : Binarupa Aksara


Tidak ada komentar:

Posting Komentar